About Rani & Rina
Rani
Seorang anak manusia yang berasal dari Surabaya (hu uh, arek Suroboyo), sempat berdomisili di Perth sekarang terpaksa pindah ke Melbourne gara2 mau ngelanjutin studynya di salah satu universitas terkenal di Melbourne.
Pencinta sepakbola sejati, terutama klo udah menyangkut Persebaya Surabaya dan Manchester United. Mau2nya teriak dan sewot gak jelas gara2 salah satu ato kedua tim favoritnya itu kalah.
Selain sepakbola, sneakers juga termasuk dalam kategori interest-nya. Dia bermimpi untuk suatu saat punya museum sneakers sendiri.
Walo ga mau mengakui, kecintaannya pada fotografi bisa dilihat dari hasil karyanya yang ‘wooow‘ itu, dan juga kecintaannya pada dunia maya, pengetahuan umum, dan general interest lainnya membawa dia menjadi seorang blogger dengan gaya bahasa yang menarik dan pas buat cerna.
Last but not least, lelaki yang satu ini sangat mencintai apa saja yang berbau Apple&Mac dan mobilnya si biru itu. Oh tentunya dengan tanpa mengalahkan cintanya kepada istrinya =P
Rina
Seorang wanita muda yang hampir selalu di sangka orang India oleh orang asing ini ternyata adalah seorang yang berdarah Minang sejati. Lahir dan besar di Padang sebelum menempatkan dirinya di kota Melbourne yang katanya besar ini.
Dia sangat mencintai fashion dengan mengutamakan sepatu sebagai barang yang penting buat di koleksi.
Penggemar berat orang yang membuat game Final Fantasy dan Mario Bros. Mereka yang mampu membuat dia ini jatuh cinta sepenuhnya kepada game game berkualitas dan lucu2. Yup, tidak hanya kualitas yang menentukan, tetapi lucu tidaknya sebuah game itu (entah bagaimana definisi lucu bagi dia).
Sangat menyukai dan mengagumi museum2 yang ada di sekitarnya. Tetapi hal ini bukan berarti dia seorang ‘geek‘, dia hanya pecinta ilmu pengetahuan, dan sejarah masa lalu dari setiap makhluk dan benda.
Rani & Rina
Dua makhluk yang masih muda ini membuat orang2 di sekitar mereka tercengang dan terkagum-kagum karena tidak percaya adanya perihal seperti mereka ini. Secara mereka bertemu dengan secara langsung ataupun tidak langsung berkat kedua orang kakak mereka yang telah berumah tangga.
Setelah menjalani hubungan jarak jauh selama hampir 4 tahun itu, kedua sejoli ini memutuskan untuk melanjutkan hubungan mereka ke tingkat yang lebih tinggi dan serius lagi. Karena itu setelah melalui proses ini-itu yang cukup bikin stress itu, akhirnya mereka mengikat janji tanggal 13 Januari 2008 silam.
Sekarang ini mereka memutuskan untuk tinggal dan membangun rumah tangga mereka di kota yang (again..) katanya cukup besar ini. Mencari sumber pemasukan yang baik untuk memulai hidup adalah prioritas mereka saat ini.
Suatu saat, mereka ingin menikmati hidup dan mengharapkan tercapainya keinginan untuk travel around the world di masa yang akan datang.